Basuki Rakhmat Basuki Rakhmat Author
Title: Kisah Bona Paputungan Pencipta lagu Andai Aku jadi Gayus
Author: Basuki Rakhmat
Rating 5 of 5 Des:
Kisah Bona Paputungan Pencipta lagu Andai Aku jadi Gayus Bona Paputungan - Mungkin nama Bona Paputungan sebelumnya tidak pernah menjadi pe...

Kisah Bona Paputungan Pencipta lagu Andai Aku jadi Gayus


Bona Paputungan - Mungkin nama Bona Paputungan sebelumnya tidak pernah menjadi pemberitaan di media massa, sebelum lagu yang diciptakannya berjudul Andai Aku Gayus Tambunan kini sangat dicari melalui situs internet.

Bona mengaku, lagu ini diciptakannya ketika masih mendekam dalam penjara sejak 11 maret 2010, karena terkena kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun, Bona tidak kehilangan energi kreatifnya. Kreativitasnya tidak ikut terpenjara dan beku bersama dinginnya ruang bui.

Dia kemudian dibebaskan bersyarat pada tanggal 7 Oktober 2010. "Saya sebenarnya baru dibebaskan tanggal 5 Januari 2011, namun pihak lembaga pemasyarakatan memberi keringanan, dan kemudian membebaskan saya pada tanggal 7 Oktober 2010," ungkap Bona.
Bagi Bona, yang dipenjara karena melakukan kekerasan rumah tangga, sungguh-sungguh menjadi jalan penebus kekhilafan.

Beda benar dengan si penilep pajak dan penyulap dokumen paspor yang bisa lenggang kangkung ke luar negeri, Gayus Halomoan Tambunan. Paradoks inilah yang ditemui dan diakrabi Bona di penjara.
Gayus Halomoan Tambunan, bagi Bona, adalah simbol paling telanjang adanya paradoks di balik jeruji penjara.

Sepak terjang orang nomor wahid dan paling lihai dalam mengutak-atik pembayaran pajak dan jempolan mengelabui aparat hukum untuk pelesir ke Bali, Makau, China, dan Kuala Lumpur itu menginspirasi Bona untuk mengukir nada dan melukiskan kata demi kata.
Dalam media gambar video klip "Andai Aku Gayus Tambunan" digambarkan seorang tahanan merayu sang sipir dengan lambaian fulus. Gayung bersambut, sang "Gayus" beroleh udara bebas.

Lagu "Andai Aku Gayus Tambunan" ia ciptakan sebagai salah satu cermin refleksi dari negeri ini.
Dengan adanya penciptaan lagu ini, Bona mendapat ancaman pembunuhan dari orang tidak dikenal lantaran lagunya itu, Bona tidak ciut, apalagi surut meneruskan pembuatan videoklipnya untuk diluncurkan pada 23 Januari 2011. Sejak diunggah pada 14 Januari ke internet, video klip "Andai Aku Gayus Tambunan" yang berdurasi 4 menit 47 detik itu kini mulai menyita perhatian publik di media televisi
Banyak pembesuk narapidana mengulurkan sumbangan kepada Bona. Meski recehan, hasil sumbangan mencapai Rp1 juta. "Uang itu cukup untuk membuat rekaman lagu di studio milik teman," ujar Bona.

Oleh beberapa temannya di penjara, Bona sempat dianggap kurang waras. Sesama narapidana kerap kali menyaksikan Bona menyanyi sendiri di depan mushala. Tidak jarang ia duduk menyendiri, lalu menulis sesuatu di kertas timah rokok.
"Ternyata Bona sedang menulis lagu di kertas timah rokok," ungkap Semi Wagiu, salah seorang narapidana, beberapa waktu lalu.

Bona dengan "Andai Aku Gayus Tambunan" ingin menegaskan bahwa moralitas dari seniman dan pencipta lagu seperti dirinya adalah kejujurannya.
Seni tarik suara mengabdi pada keindahan, sedangkan moralitas mengabdi pada kebaikan. Seni sejati bermuara pada moralitas mengenai keindahan perilaku karena keindahan adalah kebaikan dan kebenaran.

Album karya Bona diproduseri sebuah tim sukses anggota Dewan Perwakilan Daerah utusan Gorontalo, Elnino M Hussein Mohi. "Pembuatan videoklip lain kini masih dalam persiapan," kata Thariq Modanggu, Ketua Tim Sukses Elnino M Hussein Mohi, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Bona Paputungan ingin menegaskan bahwa kebenaran sejati bukan yang serba harmonis, bukan pula pikiran-pikiran serba positif.. Adapun Bona "Gayus" Paputungan berkata, jangan alergi kritik bila tidak ingin dilindas lokomotif perubahan.
Dan ternyata menyanyi bukanlah hal yang baru bagi pria yang pernah dijebloskan ke LP Gorontalo karena kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dilakukan 2010 silam, Bona sudah biasa menyanyi pesta ke pesta.

Berikut lirik lagu "Andai Aku Gayus Tambunan", ciptaan Bona Paputungan;
11 Maret

Diriku masuk penjara
Awal ku menjalani
Proses masa tahanan
Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan

Badanku kurus
Karena beban pikiran
Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak
Seperti para koruptor

Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

7 Oktober
kubebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan engkau salah arah

Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan yang pahit
dalam hidup ini

Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Dikutip dari berbagai sumber
Reaksi:

About Author

Advertisement

Poskan Komentar

 
Top